
SatuKomando.PesselSumbar.Com – Tim gabungan Satpolairud Polres Pesisir Selatan, Basarnas Kota Padang, dan BPBD Kabupaten Pesisir Selatan berhasil mengevakuasi seorang nelayan yang terdampar di tengah laut akibat kerusakan mesin dan kebocoran kapal. Korban, Teguh Sukradinata (59), seorang nelayan asal Kota Padang, ditemukan dalam kondisi lemah namun selamat setelah bertahan selama berjam-jam dengan terus menimba air yang masuk ke kapalnya.
Proses evakuasi bermula pada pukul 08.40 WIB, ketika Kasat Polairud Polres Pesisir Selatan, IPTU Tusiyat, menerima laporan dari Hendri, Kasiops Basarnas Kota Padang. Laporan tersebut berasal dari keluarga korban yang menginformasikan bahwa Teguh terdampar di perairan belakang Pulau Aur.
Menindaklanjuti informasi itu, tim yang dipimpin oleh IPTU Jamaludin bersama Kapten Kapal KP-2292 AIPTU Nusirwan dan enam personel Satpolairud lainnya bergabung dengan Basarnas dan BPBD untuk melakukan pencarian. Sekitar pukul 09.00 WIB, tim bertolak dari Pelabuhan Painan. Pukul 14.30 WIB, korban berhasil ditemukan dalam kondisi masih berada di atas kapalnya yang bocor.
Setelah dievakuasi ke Kapal KP-2292, korban diberi makan, minuman, dan kesempatan beristirahat. Kapal korban kemudian ditarik ke Pelabuhan Painan dalam kondisi aman. Tim tiba di pelabuhan pada pukul 15.30 WIB, di mana korban juga ditempatkan sementara di Kantor Satpolairud untuk pemulihan tenaga.
Kasat Polairud Polres Pesisir Selatan telah menghubungi keluarga korban untuk menjemputnya. Sementara itu, korban juga diberikan edukasi terkait pentingnya memeriksa kelayakan kapal sebelum melaut demi keselamatan.
Evakuasi ini melibatkan 7 personel Satpolairud, 5 anggota Basarnas, dan BPBD. Berkat kerja sama yang solid, operasi penyelamatan berjalan lancar dan korban berhasil diselamatkan tanpa cedera serius.
**Kasat Polairud IPTU Tusiyat** mengingatkan para nelayan untuk selalu memprioritaskan keselamatan dengan melakukan pengecekan rutin terhadap kondisi kapal. Kejadian ini menjadi pengingat pentingnya kesiapan sebelum berlayar.
Demikian laporan dari perairan Pesisir Selatan, semoga kejadian serupa dapat dicegah di masa mendatang. (DA)
