Provost GSK Tangkap 5 Oknum Security Diduga Terlibat Pencurian Potongan Kabel Tembaga di Area Kerja

Provost GSK Tangkap 5 Oknum Security Diduga Terlibat Pencurian Potongan Kabel Tembaga di Area Kerja

Jakarta – Petugas Internal Garuda Satu Komando mengamankan lima orang Personilnya yang diduga terlibat dalam upaya pencurian material berupa potongan kabel tembaga di area Warehouse GSK Zona E Barat.

Kelima terduga pelaku diketahui berinisial Yd, MT, EB, Nr, dan Ks yang merupakan ex personel security dari PT GARUDA SATU KOMANDO

Berdasarkan laporan internal keamanan yang diterima, peristiwa tersebut terungkap saat petugas Pengawasan CCTV sedang melakukan pemantauan rutin di area kerja.

Saat melakukan pengawasan, petugas mencurigai adanya aktivitas memasukkan sejumlah potongan kabel tembaga ke dalam bagasi sebuah sepeda motor Honda PCX berwarna hitam.

Merasa ada kejanggalan, petugas kemudian melakukan pemeriksaan internal terhadap pihak yang dicurigai. Dari hasil pemeriksaan identitas awal, diketahui bahwa yang bersangkutan merupakan ex. personil keamanan dari GSK yang sedang bertugas di area tersebut.

Selanjutnya petugas melakukan pendalaman informasi dengan meminta keterangan dari sejumlah pekerja di lokasi. Dari hasil penelusuran sementara, diketahui salah satu terduga pelaku sempat menghilang dari rombongan saat jam kerja berlangsung.

Temuan tersebut kemudian dilaporkan oleh petugas pemantau CCTV kepada Komandan Regu (Danru) Security AS (inisial) menindaklanjuti laporan tersebut dan segera berkoordinasi dengan petugas keamanan di Main Gate untuk melakukan pemeriksaan terhadap kendaraan yang digunakan para terduga pelaku.

Dari hasil pemeriksaan, petugas menemukan barang bukti berupa 11 potong kabel tembaga dengan panjang sekitar 30 hingga 40 sentimeter yang diduga berasal dari area kerja perusahaan.

Atas temuan tersebut, para terduga pelaku beserta barang bukti langsung diamankan untuk menjalani pemeriksaan lebih lanjut guna mengetahui asal-usul material yang ditemukan serta mendalami dugaan pelanggaran yang terjadi.

Pihak keamanan perusahaan telah mengambil sejumlah langkah penanganan awal, di antaranya mengamankan para terduga pelaku dan barang bukti, mendokumentasikan temuan di lokasi, melakukan pemeriksaan awal, serta berkoordinasi dengan Departemen Environment, Health and Safety (EHS) dan pihak terkait lainnya.

Hingga berita ini diturunkan, proses pemeriksaan internal masih berlangsung dan belum ada keterangan resmi mengenai hasil investigasi maupun keputusan lanjutan terhadap para terduga pelaku.

Manajemen perusahaan bersama Tim Keamanan dan Departemen EHS saat ini masih melakukan pendalaman guna memastikan kronologi serta fakta-fakta yang berkaitan dengan dugaan pencurian material tersebut.

Kasus ini menjadi perhatian serius perusahaan mengingat pentingnya pengawasan aset dan material di lingkungan kerja guna menjaga keamanan operasional serta mencegah potensi kerugian perusahaan.

Dan Jajaran PT. Garuda Satu Komando adalah salah satu Perusahaan Jasa Pengamanan yang bertindak tegas terhadap pelanggaran anggotanya, aturan dan terlibat tindak pidana. Selain diberikan sanksi pemecatan, sanksi pidana dan perdata juga akan dilakukan jika terbukti merugikan perusahaan.

“Kami tidak pandang bulu siapa dan dibawah diapa. Orang lokal atau anak kampung sini atau orang luar yang terbukti melanggar dan bersalah harus diberikan sanksi tegas pemecatan tidak dengan hormat.” Tutur Erna Rusiana selaku Direktur PT. Garuda Satu Komando.

“Saya bentuk tim internal sebagai Badan Pengawasan terhadap personil dan kinerja perusahaan. Tim Paminal Ini saya beri tugas khusus. Dan semua personil baik jajaran bawah maupun jajaran petinggi, semua jika terbukti bersalah akan ditindak sesuai dengan amanat pimpinan.” Ujar CEO PT. GSK, Adi Kurniawan Saputra disela kesibukannya.

Provost GSK Tangkap 5 Oknum Security Diduga Terlibat Pencurian Potongan Kabel Tembaga di Area Kerja

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas