Merangin Satukomando-com,Penyalahgunaan nomor telepon secara sembarangan terjadi dan tidak bisa dibiarkan! Seorang warga menyatakan keberatan keras setelah nomor ponsel miliknya digunakan oleh pihak BFI Muara Bungo, namun dikaitkan dengan nama orang lain yang sama sekali bukan dirinya.
Pemilik nomor menegaskan dengan tegas: “Saya tidak pernah sama sekali mengajukan pinjaman, menjadi nasabah, atau memiliki hubungan apapun dengan BFI Muara Bungo. Tidak ada perjanjian, tidak ada tanda tangan, dan tidak ada urusan hukum sedikit pun antara saya dengan perusahaan itu.”
Ini jelas merupakan pelanggaran serius! Bagaimana mungkin data pribadi seperti nomor telepon bisa dicatat dan digunakan sembarangan tanpa izin pemiliknya? Apakah ini kesalahan sistem yang parah, atau justru ada oknum yang menyalahgunakan data untuk kepentingan yang tidak jelas? Tindakan ini meresahkan dan berpotensi menimbulkan kerugian hukum maupun finansial bagi pemilik nomor.
Saya menuntut pertanggungjawaban penuh dari manajemen BFI Muara Bungo! Jelaskan secara rinci dan terbuka dari mana data ini diperoleh, segera hapus nomor saya dari seluruh catatan yang tidak berhak, jamin tidak akan ada penyalahgunaan lebih lanjut, dan berikan kepastian tertulis bahwa saya tidak terlibat dalam kewajiban apapun yang tercatat atas nomor ini.
Perlu ditegaskan: Pengelolaan data yang ceroboh dan sembarangan seperti ini melanggar peraturan perlindungan data pribadi yang berlaku. Jika BFI Muara Bungo tidak segera memberikan penjelasan dan tindakan nyata yang memuaskan, saya tidak segan-segan akan membawa masalah ini ke jalur hukum resmi dan melaporkannya ke lembaga pengawas untuk meminta keadilan.
Perusahaan pembiayaan wajib bekerja secara profesional dan bertanggung jawab, bukan mempermainkan data pribadi orang lain yang bisa merugikan banyak pihak.(DA) Bersambung…..

