JAMBI – SATUKOMANDO.COM Sekitar 1.000 Warga Negara Indonesia (WNI) yang saat ini berada di tempat penampungan sementara di Kamboja meminta bantuan pemerintah agar dapat dipulangkan kembali ke tanah air. Di antara mereka terdapat sejumlah warga asal Provinsi Jambi yang juga mengharapkan dukungan dari Pemerintah Daerah Jambi untuk kembali ke kampung halaman.
Sekitar 1.000 WNI, termasuk Beni Prayogi (Merangin), Indra/Buyung (VII Koto Tebo), Bagas Noprianto (Sipin Kota Jambi), dan M. Made Akady M. (VII Koto Tebo).

Mereka terjebak dalam kondisi kerja yang tidak manusiawi, dipaksa bekerja hanya dengan imbalan makan, serta mendapatkan hukuman berupa pemukulan dan penyetrum jika dianggap tidak bekerja dengan baik.
Berada di tempat penampungan sementara di wilayah KambojaInformasi diperoleh melalui sambungan telepon yang dilakukan wartawan Dimensi TV baru-baru ini.
Mereka ingin kembali ke Indonesia karena mengalami perlakuan kasar dan kondisi kerja yang menyiksa.Melalui konfirmasi langsung kepada wartawan, para warga menyampaikan kondisi mereka dan memohon uluran tangan baik kepada Pemerintah Pusat maupun Pemerintah Daerah Jambi untuk mengurus proses kepulangan mereka secara aman.
Para warga ini berharap pihak terkait segera bertindak demi menyelamatkan anak bangsa yang sedang membutuhkan pertolongan.
