5 Pantangan saat Tahun Baru Imlek

TAHUN baru bisa berarti banyak hal, lembaran baru, petualangan baru, kesempatan baru, juga peruntungan baru. Meskipun umumnya orang membuat resolusi di 31 Desember sebagai penanda akhir tahun Masehi, warga Tionghoa malah bersiap membuka lembaran baru saat Tahun Baru Imlek yang biasanya jatuh pada Februari.

Tahun baru bagi warga Tionghoa itu dikenal dengan sebuah festival musim semi yang biasanya berlangsung hingga hari kelima belas tahun baru Tiongkok. Seperti halnya mitos untuk penggharapan keberuntungan di tahun yang baru, Imlek juga diwarnai pantangan untuk menghindari nasib buruk selama setahun mendatang. Apa saja sih?

1. Minum obat

Meminum obat di hari pertama tahun baruu Imlek bukan hanya berarti kamu tengah sakit, melainkan juga kemungkinan penyakit itu akan menetap di tubuhmu selama setahun penuh. Wah, pastinya enggak ada yang mau sakit selama setahun.

2. Sarapan bubur

Menikmati semangkuk bubur bisa jadi pilihan untuk menu sarapan. Namun, jangan pernah makan bubur di hari pertama Tahun Baru Imlek. Bubur diasosiasikan dengan kemiskinan, sehingga menyantapnya dianggap sebuah pertanda kesusahan.

3. Mencuci baju

Di dua hari pertama tahun baru Imlek, kamu dilarang mencuci baju. Alasannya, hari itu merupakan hari ulang tahun Shuishen atau Dewa Air.

4. Mencuci rambut

Pantang mencuci rambut di Hari Imlek. Dalam bahasa Tiongkok, kata rambut diucapkan dan ditulis nyaris serupa dengan kata ‘fa’ dalam ‘facai’ yang berarti ‘menjadi kaya raya’. Oleh karena itu, mencuci rambut berarti ‘membuang keberuntunganmu’.

5. Benda tajam

Meenggunakan pisau ataupun gunting amat dipantangkan saat Imlek. Pasalnya, saat menggunakan benda tajam itu, kamu mungkin saja terluka. Nah, terluka karena benda tajam di Imlek jadi pertanda ‘berkurangnya kekayaan’.*

5 Pantangan saat Tahun Baru Imlek

Eksplorasi konten lain dari SATUKOMANDO.COM

Berlangganan untuk dapatkan pos terbaru lewat email.

Tinggalkan Balasan

Situs ini menggunakan Akismet untuk mengurangi spam. Pelajari bagaimana data komentar Anda diproses.

Kembali ke Atas

Eksplorasi konten lain dari SATUKOMANDO.COM

Langganan sekarang agar bisa terus membaca dan mendapatkan akses ke semua arsip.

Lanjutkan membaca