SATUKOMANDO.COM,Bandar Lampung – Jumat, 31 Desember 2025, Forum Komunikasi Ibu-Ibu Sumatra Bagian Selatan (FKIIBS) melakukan kunjungan ke Lamban Gedung Kuning (LGK) yang terletak di Bandar Lampung. Dalam kesempatan tersebut, Irjen Pol (Pur) H. Dr. Ike Edwin, SIK, SH, MH, yang juga dikenal sebagai Dang Ike, menerima secara langsung para anggota FKIIBS.
Kegiatan dimulai dengan penampilan tari sembah yang dibawakan dengan penuh semangat oleh anak-anak asuh dari Sanggar Lamban Gedung Kuning (LGK). Tari sembah yang dipersembahkan ini merupakan bagian dari tradisi budaya Lampung yang sarat dengan makna penghormatan dan kekaguman terhadap para tamu.
Dalam sambutannya, Dang Ike menyampaikan rasa syukur dan kebanggaannya atas kunjungan FKIIBS ke Lamban Gedung Kuning. Beliau juga menyampaikan bahwa kedatangan ibu-ibu dari berbagai daerah di Sumatra Bagian Selatan ini merupakan bentuk kepedulian terhadap pelestarian budaya Lampung yang kaya akan nilai sejarah. “Lampung memiliki sejarah, budaya, dan tradisi yang sangat berharga, yang harus terus dipertahankan dan dilestarikan oleh kita semua, terutama oleh generasi muda,” ungkapnya.

Selain itu, Dang Ike juga mengajak seluruh masyarakat, khususnya yang hadir dalam acara ini, untuk turut berperan aktif dalam menjaga warisan budaya Lampung. “Ini adalah tugas bersama, agar budaya kita tidak hanya dikenali, tetapi juga dihargai dan diwariskan ke generasi selanjutnya,” tambahnya.
HJ. Yuliantina Almega, selaku Ketua FKIIBS, mengungkapkan rasa terima kasih dan kebahagiaannya atas sambutan hangat yang diterima. “Kami merasa sangat beruntung dapat berkunjung dan bertemu langsung dengan tokoh Lampung yang sangat mengerti tentang sejarah dan budaya provinsi ini. Kami juga sangat terkesan dengan penyambutan yang luar biasa dan sajian yang disuguhkan di sini,” ujar Yuliantina.
Acara tersebut ditutup dengan penampilan tari nyambai yang menawan, yang dibawakan oleh komunitas Kham Bebay Lampung. Tari nyambai, yang merupakan tarian khas Lampung, menggambarkan rasa syukur dan kebersamaan. Penampilan tersebut menambah semarak acara dan menjadi penutupan yang indah untuk kunjungan FKIIBS ke Lamban Gedung Kuning.
Dengan berakhirnya acara ini, diharapkan hubungan antara komunitas ibu-ibu dari Sumatra Bagian Selatan dan masyarakat Lampung semakin erat, serta kesadaran akan pentingnya melestarikan budaya daerah semakin menguat. (Asep)
