Ini Kronologis Warga Sebapo Jambi Blokir Jalan Nasional

Muaro Jambi – satukomando.com. Beredar video yang begitu memprihatinkan, puluhan warga Desa Sebapo Kecamatan Mestong Kabupaten Muaro Jambi tumpah ruah kejalan menutup akses jalan lintas Jambi – Palembang pada Sabtu (4/5/2024).

Dari keterangan video terungkap bahwa kondisi jalan tidak dapat dilalui oleh kendaraan karena di blokir oleh warga. Hal tersebut bermula 3 orang warga di desa Sebapo di bawa aparat kepolisian karena meminta upah sukarela kepada pengguna jalan karena ada pekerjaan cor beton di daerah tersebut

Andi (17) salah seorang korban yang masih pelajar telah dikembalikan mengatakan kepada awak media ” saya dan 2 rekan saya tadi sekitar pukul 16.00 wib dibawa oleh anggota polisi polres Muaro Jambi dan dititipkan ke Polsek kota baru dan akhirnya dijemput kembali oleh anggota Polsek Mestong kami disangkakan telah melakukan pungli, namun kenyataannya kami ditugaskan berdasarkan keputusan pihak yang mengerjakan pengecoran tersebut dengan desa untuk mengatur lalulintas selama pekerjaan berlangsung dan hari ini sudah berjalan 11 hari dan untuk kegiatan tersebut kami diberikan rompi dan senter” jelasnya.

Ditambahkannya lagi “Salah satu tetangga saya yang bernama Makmun saat berada dilokasi merasa tidak terima dan berusaha untuk menjelaskan namun dibentak oleh salah satu anggota yang keterangan warga adalah anggota polisi yang berada dilokasi kejadian, seketika makmun langsung pingsan namun saat diperjalanan menuju rumah sakit nyawanya tidak bisa diselamatkan lagi.

 

Salah seorang warga (pr), menjelaskan bahwa kejadian tersebut berlangsung begitu cepat dan tiba – tiba karena dianggap pungli lalu dibawa oleh pihak kepolisian.

 

“Ado tigo orang ngatur jalan atau ngatur parkir ditangkap dibilang pungli kemudian dibawa dengan mobil patroli Salah satu warga dikabarkan meninggal” ujar salah satu warga  (pr).

 

Di tempat terpisah, awak media mencoba menghubungi Kapolsek Mestong guna menanyakan hal tersebut tetapi masih belum mendapat balasan. Awak media juga mencoba untuk menelpon tapi juga tidak diangkat.

 

Ramon, warga Tempino juga menjelaskan bahwa kemacetan panjang terjadi sampai tempino akibat warga tutup jalan di Sebapo. Warga kecewa atas apa yang dialami 3 orang warga Sebapo yang ditangkap aparat kepolisian. ”

Biasanya lalu lintas tertib dan lancar, setiap hari saya melewati jalan tersebut dan pola pengaturan dari warga pun sangat baik dan ramah-ramah pula dan mereka tidak pernah memaksa untuk meminta uang,” ucap Ramon.

 

Sekitar pukul 19.15 wib akses jalan nasional Jambi – Palembang kembali dibuka warga, dikarenakan 3 orang warga yang dibawa pihak kepolisian tersebut telah dikembalikan kepada keluarganya, namun masyarakat lainnya masih menunggu klarifikasi dari pihak kepolisian atas kejadian ini.(andy_satukomando.com)

Ini Kronologis Warga Sebapo Jambi Blokir Jalan Nasional

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas