Warga RT 24 Kelurahan Payo Selincah Kembali Lakukan Penyetopan Mobil Angkutan Kayu PT.RSPL.

 

SATU KOMANDO.COM JAMBI– Situasi jalan disekitar RT 24 Kelurahan Payo Selincah yang mana beberapa hari yang lalu dalam keadaan aman dan kondusif setelah terjadi mediasi antara keluarga nenek Hafsah dan PT.RPSL yang di lakukan oleh gubernur jambi H.alharis.S.sos kini terusik kembali setelah terjadi pemblokiran jalan oleh warga (19-08-2024).

Dalam rekaman video yang dikirim melalui WA ke salah satu media, warga mengatakan salah satu mobil pengangkut kayu sudah menganggu ketenangan dan istirahat warga untuk tidur, dikarenakan aktivitas angkutan kayu oleh PT.RPSL tersebut dan tidak mengizinkan untuk lewat seperti biasa di malam Hari.

” Kami warga merasa sudah terganggu dengan kendaraan pengangkut kayu yang melintas dijalan depan rumah dimalam hari kami dan hanya boleh siang hari,” ujar warga tersebut sambil meletakkan drum di jalan

Ketua LSM Bidik Indonesia yang berdomisili disekitar daerah tersebut mengatakan “perlu adanya regulasi dan aturan yang jelas dari pihak pemerintah kota khususnya dishub untuk aktivitas keluar masuk nya kendaraan menuju ke perusahaan RPSL tersebut, tampak disimpang jalan gunung Semeru rambu-rambu kendaraan berat diatas 5 (lima) ton dilarang lewat tapi selama ini terjadi pembiaran oleh dinas terkait mengenai itu, sesama warga menjadi saling ribut mengenai keadaan tersebut,” jelas pria yang sering disapa Ki anom tersebut. (mon)

Warga RT 24 Kelurahan Payo Selincah Kembali Lakukan Penyetopan Mobil Angkutan Kayu PT.RSPL.

Tinggalkan Balasan

Kembali ke Atas